Standar Arsitektur Keamanan Berlapis (Defense-in-Depth)

Keamanan Informasi & Infrastruktur

Bagaimana EsensiHub memproteksi ratusan ribu data absensi, tugas ujian, dan rekap nilai sekolah dengan enkripsi TLS 1.3, penyimpanan data center Indonesia Tier-3, serta deteksi anti-tamper.

Audit Terakhir: Oktober 2026 Sertifikasi: ISO/IEC 27001 Datacenter Ketersediaan Server: 99.8% Uptime SLA
1

Infrastruktur Server & Cloud Tier-3

Infrastruktur komputasi EsensiHub dibangun di atas fasilitas Pusat Data Tier-3 di Jakarta, Indonesia. Penempatan lokal ini menjamin kedaulatan data digital nasional, latensi responsivitas ultra-cepat (<30ms ke seluruh pelosok Nusantara), serta kepatuhan penuh terhadap kewajiban data residensi Indonesia.

Redundansi Daya N+1

Dual generator UPS mandiri yang menjamin server tetap aktif tanpa terputus saat listrik padam.

Proteksi Anti-DDoS

Penyaring serangan lalu lintas terdistribusi berkapasitas multi-terabit secara real-time.

Isolasi Multi-Tenant

Database tiap sekolah dipisahkan dengan partisi logis ketat sehingga data tidak bercampur.

2

Enkripsi Data Transit & Rest

Setiap bit informasi yang ditransmisikan dan disimpan di platform EsensiHub dilindungi dengan algoritma kriptografi modern:

  • 1. Data in Transit (Transport Layer Security - TLS 1.3):
    Semua komunikasi antara aplikasi ponsel siswa, browser guru, dan server kami dienkripsi menggunakan protokol TLS 1.3 dengan sertifikat SSL Extended Validation serta HTTP Strict Transport Security (HSTS). Mencegah serangan Man-in-the-Middle (MITM) dan penyadapan jaringan publik.
  • 2. Data at Rest (Advanced Encryption Standard - AES-256):
    Seluruh hard disk server, basis data relasional, dan file attachment tugas yang tersimpan dienkripsi dengan standar enkripsi militer AES-256. Kunci enkripsi (master key) dikelola secara terpisah melalui Hardware Security Module (HSM).
  • 3. Hashing Kredensial Pengguna (Argon2id):
    Kata sandi pengguna tidak pernah disimpan dalam bentuk teks polos. Kami menggunakan algoritma hashing Argon2id dengan salt unik per pengguna untuk mencegah teknik cracking brute-force.
3

Proteksi Anti-Fake GPS & Geofencing 30m

Untuk menjaga integritas kehadiran siswa dan memastikan tidak ada aksi titip absen dari rumah, modul presensi EsensiHub dilengkapi 4 lapisan validasi perangkat keras:

1. Deteksi Mock Provider API

Mendeteksi flag `isFromMockProvider` pada OS Android dan iOS untuk mengidentifikasi keberadaan aplikasi simulasi lokasi.

2. Analisis Kecepatan & Drift GPS

Menganalisis lonjakan koordinat yang tidak wajar (misal: perpindahan 5 km dalam hitungan detik) yang merupakan ciri khas manipulasi koordinat.

3. Penguncian 1 Akun 1 Perangkat

Setiap akun siswa dikunci ke pengenal unik ponsel (Device Fingerprint) sehingga siswa tidak bisa mengabsenkan banyak teman dari 1 handphone.

4. Toleransi Perimeter Presisi 30m

Rumus trigonometri Haversine menghitung jarak siswa ke titik koordinat kelas dengan batas toleransi ketat 30 meter.

4

Role-Based Access Control (RBAC)

Akses terhadap data siswa dan laporan nilai dibatasi dengan prinsip hak akses terendah (Principle of Least Privilege):

Peran Akun Cakupan Akses Data Otoritas Pengeditan
Super Admin / Operator Seluruh data siswa, kelas, guru, dan jadwal sekolah. Penuh (Upload master data, setup geofence).
Wali Kelas Hanya siswa pada kelas bimbingannya. Koreksi izin/sakit, generate rapor kelas.
Guru Mata Pelajaran Hanya daftar tugas dan nilai mata pelajarannya. Input soal CBT, menilai tugas siswa.
Siswa & Orang Tua Hanya profil dan catatan pribadi milik sendiri. Hanya submit tugas dan klik absen.
5

Pengamanan Ujian CBT Anti-Contek

Modul Computer Based Test (CBT) dilengkapi teknologi pengawasan mandiri:

  • Pencegahan Buka Tab / Aplikasi Lain: Sistem langsung mendeteksi event `blur` dan `visibilitychange` di browser siswa. Jika siswa membuka mesin pencari atau aplikasi perpesanan, layar ujian akan terkunci dan timer peringatan berbunyi.
  • Disable Copy-Paste & Right Click: Naskah soal ujian diproteksi dari penyalinan teks dan screenshot shortcut.
  • Pengacakan Soal & Opsi Jawaban: Algoritma per-sesi mengacak nomor urut butir soal dan opsi pilihan ganda A, B, C, D, E sehingga siswa yang berdampingan memiliki urutan soal berbeda.
6

Pencadangan & Disaster Recovery (DRP)

Untuk memastikan data akademik sekolah tidak pernah hilang:

RPO < 15 Menit

Recovery Point Objective: Replikasi basis data secara berkesinambungan (continuous WAL streaming) meminimalkan potensi kehilangan data kurang dari 15 menit jika terjadi bencana parah.

RTO < 60 Menit

Recovery Time Objective: Prosedur failover otomatis ke kluster sekunder memastikan sistem dapat pulih beroperasi dalam waktu kurang dari satu jam.

7

Audit Berkala & Vulnerability Assessment

Tim teknis internal bersama konsultan penguji keamanan independen melakukan peninjauan keamanan berkelanjutan:

  • Pemeriksaan celah keamanan OWASP Top 10 (SQL Injection, Broken Authentication, Cross-Site Scripting).
  • Pembaruan berkala patch kernel Linux dan pustaka dependensi perangkat lunak.
  • Audit log akses administratif yang disimpan secara terpisah dan tidak dapat diubah (append-only audit logs).
8

Prosedur Tanggap Darurat Insiden 24/7

Sebagai komitmen profesional dalam menjaga integritas data sekolah, apabila terdeteksi anomali atau gangguan pada sistem, EsensiHub berkomitmen untuk:

  1. Mengisolasi sistem terdampak dalam waktu maksimal 1 (satu) jam sejak deteksi anomali.
  2. Menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada Satuan Pendidikan Pengendali Data dalam waktu maksimal 3 x 24 jam.
  3. Menyerahkan laporan analisis dampak dan langkah mitigasi pemulihan kepada pihak pimpinan dan operator sekolah terkait.