Infrastruktur Server & Cloud Tier-3
Infrastruktur komputasi EsensiHub dibangun di atas fasilitas Pusat Data Tier-3 di Jakarta, Indonesia. Penempatan lokal ini menjamin kedaulatan data digital nasional, latensi responsivitas ultra-cepat (<30ms ke seluruh pelosok Nusantara), serta kepatuhan penuh terhadap kewajiban data residensi Indonesia.
Dual generator UPS mandiri yang menjamin server tetap aktif tanpa terputus saat listrik padam.
Penyaring serangan lalu lintas terdistribusi berkapasitas multi-terabit secara real-time.
Database tiap sekolah dipisahkan dengan partisi logis ketat sehingga data tidak bercampur.
Enkripsi Data Transit & Rest
Setiap bit informasi yang ditransmisikan dan disimpan di platform EsensiHub dilindungi dengan algoritma kriptografi modern:
-
1. Data in Transit (Transport Layer Security - TLS 1.3):
Semua komunikasi antara aplikasi ponsel siswa, browser guru, dan server kami dienkripsi menggunakan protokol TLS 1.3 dengan sertifikat SSL Extended Validation serta HTTP Strict Transport Security (HSTS). Mencegah serangan Man-in-the-Middle (MITM) dan penyadapan jaringan publik. -
2. Data at Rest (Advanced Encryption Standard - AES-256):
Seluruh hard disk server, basis data relasional, dan file attachment tugas yang tersimpan dienkripsi dengan standar enkripsi militer AES-256. Kunci enkripsi (master key) dikelola secara terpisah melalui Hardware Security Module (HSM). -
3. Hashing Kredensial Pengguna (Argon2id):
Kata sandi pengguna tidak pernah disimpan dalam bentuk teks polos. Kami menggunakan algoritma hashing Argon2id dengan salt unik per pengguna untuk mencegah teknik cracking brute-force.
Proteksi Anti-Fake GPS & Geofencing 30m
Untuk menjaga integritas kehadiran siswa dan memastikan tidak ada aksi titip absen dari rumah, modul presensi EsensiHub dilengkapi 4 lapisan validasi perangkat keras:
Mendeteksi flag `isFromMockProvider` pada OS Android dan iOS untuk mengidentifikasi keberadaan aplikasi simulasi lokasi.
Menganalisis lonjakan koordinat yang tidak wajar (misal: perpindahan 5 km dalam hitungan detik) yang merupakan ciri khas manipulasi koordinat.
Setiap akun siswa dikunci ke pengenal unik ponsel (Device Fingerprint) sehingga siswa tidak bisa mengabsenkan banyak teman dari 1 handphone.
Rumus trigonometri Haversine menghitung jarak siswa ke titik koordinat kelas dengan batas toleransi ketat 30 meter.
Role-Based Access Control (RBAC)
Akses terhadap data siswa dan laporan nilai dibatasi dengan prinsip hak akses terendah (Principle of Least Privilege):
| Peran Akun | Cakupan Akses Data | Otoritas Pengeditan |
|---|---|---|
| Super Admin / Operator | Seluruh data siswa, kelas, guru, dan jadwal sekolah. | Penuh (Upload master data, setup geofence). |
| Wali Kelas | Hanya siswa pada kelas bimbingannya. | Koreksi izin/sakit, generate rapor kelas. |
| Guru Mata Pelajaran | Hanya daftar tugas dan nilai mata pelajarannya. | Input soal CBT, menilai tugas siswa. |
| Siswa & Orang Tua | Hanya profil dan catatan pribadi milik sendiri. | Hanya submit tugas dan klik absen. |
Pengamanan Ujian CBT Anti-Contek
Modul Computer Based Test (CBT) dilengkapi teknologi pengawasan mandiri:
- Pencegahan Buka Tab / Aplikasi Lain: Sistem langsung mendeteksi event `blur` dan `visibilitychange` di browser siswa. Jika siswa membuka mesin pencari atau aplikasi perpesanan, layar ujian akan terkunci dan timer peringatan berbunyi.
- Disable Copy-Paste & Right Click: Naskah soal ujian diproteksi dari penyalinan teks dan screenshot shortcut.
- Pengacakan Soal & Opsi Jawaban: Algoritma per-sesi mengacak nomor urut butir soal dan opsi pilihan ganda A, B, C, D, E sehingga siswa yang berdampingan memiliki urutan soal berbeda.
Pencadangan & Disaster Recovery (DRP)
Untuk memastikan data akademik sekolah tidak pernah hilang:
Recovery Point Objective: Replikasi basis data secara berkesinambungan (continuous WAL streaming) meminimalkan potensi kehilangan data kurang dari 15 menit jika terjadi bencana parah.
Recovery Time Objective: Prosedur failover otomatis ke kluster sekunder memastikan sistem dapat pulih beroperasi dalam waktu kurang dari satu jam.
Audit Berkala & Vulnerability Assessment
Tim teknis internal bersama konsultan penguji keamanan independen melakukan peninjauan keamanan berkelanjutan:
- Pemeriksaan celah keamanan OWASP Top 10 (SQL Injection, Broken Authentication, Cross-Site Scripting).
- Pembaruan berkala patch kernel Linux dan pustaka dependensi perangkat lunak.
- Audit log akses administratif yang disimpan secara terpisah dan tidak dapat diubah (append-only audit logs).
Prosedur Tanggap Darurat Insiden 24/7
Sebagai komitmen profesional dalam menjaga integritas data sekolah, apabila terdeteksi anomali atau gangguan pada sistem, EsensiHub berkomitmen untuk:
- Mengisolasi sistem terdampak dalam waktu maksimal 1 (satu) jam sejak deteksi anomali.
- Menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada Satuan Pendidikan Pengendali Data dalam waktu maksimal 3 x 24 jam.
- Menyerahkan laporan analisis dampak dan langkah mitigasi pemulihan kepada pihak pimpinan dan operator sekolah terkait.